Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen merupakan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Sragen di bidang perpustakaan. Pusat informasi dan Literasi Masyarakat Sragen ini terletak di JL. Raya Sukowati Barat NO. 15 SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Pada tahun 2010, terpilih sebagai Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik Pertama Se-Jawa Tengah. Telp. 02171 892721 Email perpustakaansragen@gmail.com. NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN 33143E1014753.

Mari, Bersama Perpustakaan Kita Cerdaskan Bangsa!


16 Desember 2011

Sajak-sajak Cut Dini Desita

BANGKU KAYU I

Kala bulan separuh, mulai mengikis musnah di segala sisi
Kemudian laut surut dengan penurut
Gelombang kuhitung hingga karang memecahkan

Hanya lampu kapal
Sebagai dian, penerang kalimat rindu teruntai
Kemudian beterbangan tertiup angin barat

Ombak pecah pada jemari kaki
Bangku ini terlalu lapuk untuk bersetia
Pada ikatan yang akhir

Banda Aceh,  Desember 2011

BANGKU KAYU II

Bila boleh mengentalkan rasa
Dari segenap kata yang using terucap

Jangan tanya mengapa sulit melupa
Tentang laut dan gerimis yang bertubi hampiri
Dan siluet senja tubuhmu
Dari sepotong bangku kayu

Adalah imajinasi kehitaman
Bahwa masa depan tak sesuai harap
Hanyalah cermin yang sesungguhnya tertatap
Bahwa masa lalu sesungguhnya adalah lumpur dan debu suram

Banda Aceh, Desember 2011

BANGKU KAYU IIIBanyak kata, kalimat dan ejaan yang ku timbun
Di balik pasir, di bawah telapak kakimu sekarang
Sedang engkau menatap segaris matahari pulang
Di tepi barat, pada bangku kayu yang kau sebut rumah

Selamat ulang tahun!!
Selamat ulang tahun!!
Tak ada lagi aneka warna-warni hujan
Perkawinan terangmu dan redupku

Ada jalan yang selalu jadi kenangan
Hanya saja aku tak tersentak
Padahal angin telah sekian lama
Menggambarkan perihal kematian rasa itu.

Banda Aceh, Desember 2011

EPILOG HUJAN
Jangan ceritakan tentang hujan
Bahkan gerimis pun menjadi terlalu
Sakit saat menghujam

Kualiri melalui hujan menuju telingamu
Sebuah bisikan penyesalan
Mungkin penantianmu terlalu lama
Atau tak kuasa kuambil keputusan

Apabila ini sebuah penantian
Biarkan ia mengalir menuju tempat ia seharusnya berada
Biar penyesalan itu tak membunuh perlahan

Banda Aceh, Desember 2011

EPILOG HUJAN II
Misalnya hujan dan gerimis itu sama
Mengapa sampai saat ini,
Aku tak bisa menyentuh gerimis itu?

Oh, mungkin kau tak sempat membaca
Pernah suatu ketika di stasiun tua
Kutinggalkan sepotong puisi di ruang tunggu
Bersama gerbong-gerbong yang berkarat

Atau semisal ini adalah penantian
Sempatkah engkau melihat
Peluh rinduku menetes di telapak tangan hingga penuh
Tumpah dan terhenti di hari ikatanmu yang akhir

Banda Aceh, Desember 2011

Cut Dini Desita atau Rain. Lahir di Banda Aceh, 07 Desember 1988. Seorang mahasiswi Akuntansi di FE Universitas Muhammadiyah Aceh, yang menjadikan puisi sebagai sarana meluapkan emosi. Bisa ditemui di rainese_queen@yahoo.com dan http://taman-hujan.blogspot.com.

Sumber: Kompas, 15 Desember 2011

0 komentar:

Posting Komentar