Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen

JL. Raya Sukowati Barat No. 15 D SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen

JL. Raya Sukowati Barat No. 15 D SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Pelatihan IT

Pelatihan IT di BLC Kabupaten Sragen

Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen merupakan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Sragen di bidang perpustakaan. Pusat informasi dan Literasi Masyarakat Sragen ini terletak di JL. Raya Sukowati Barat NO. 15 SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Pada tahun 2010, terpilih sebagai Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik Pertama Se-Jawa Tengah. Telp. 02171 892721 Email perpustakaansragen@gmail.com. NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN 33143E1014753.

Mari, Bersama Perpustakaan Kita Cerdaskan Bangsa!


12 April 2010

TBM@mall

KEMENTRIAN Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan merintis taman bacaan masyarakat (TBM) di pusat perbelanjaan atau mal. Frase ''TBM@mall'' dipilih menjadi nama pemerekan (branding) pusat pembelajaran yang ditujukan untuk para pengunjung mal itu.

10 April 2010

Belajar Hidup Sehat Dari Nabi Muhammad Saw

Oleh Romi Febriyanto Saputro*


Resensi Buku
Judul Buku: Kenapa Rasulullah Saw Tidak Pernah Sakit ?
Penulis: Ade Hashman
Penerbit: Hikmah
Cetakan: I, 2009
Tebal: xxii, 275 halaman




Anehkah belajar pemeliharaan kesehatan diri dari Nabi ? Menurut dr Ade Hashman, Sp. An, pengarang buku ini, sama sekali tidak. Rasulullah Muhammad Saw itu bagaikan mutiara yang berkilau dari sisi mana pun kita memandangnya. Kecermelangan pribadinya adalah telaga abadi yang tidak pernah habis ditimba. Hidup tanpa keteladanan dan kehilangan contoh panutan adalah hidup yang secara kosmologis menjadi ahistoris. Beliau adalah inspirasi bagi setiap profesi dan atribut, tempat di mana seorang muslim seharusnya berkaca diri.

08 April 2010

SNI PERPUSTAKAAN SEKOLAH

SNI 7329:2009, Perpustakaan Sekolah dimaksudkan untuk menyediakan acuan tentang manjemen perpustakaan yang berlaku pada perpustakaan sekolah baik negeri maupun swasta yang meliputi pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

ATLAS PENCIPTAAN JILID 2


Untuk download klik judul di atas

ATLAS PENCIPTAAN JILID 1


Untuk membuka atau download klik judul di atas

Kisah Islami Pencegah Korupsi

Oleh : Romi Febriyanto Saputro*

Judul Buku: Kisah-Kisah Islam Anti Korupsi**
Penulis : Nasiruddin Al-Barabbasi
Penerbit: Mizania
Cetakan: I, 2009
Tebal: 272 halaman

Montesque pernah berkata, “Rakyat akan jatuh ke dalam kemalangan apabila orang-orang yang mereka percayai – yang selalu ingin menyembunyikan kebobrokannya – melakukan praktik korupsi. Kepada rakyat mereka selalu berbicara mengenai kebesaran negara. Ditengah perilaku serakahnya itu, mereka menghimbau rakyat untuk hidup sederhana”.

06 April 2010

Tujuh Anak Lelaki

Tujuh anak lelaki dalam cerita ini adalah tujuh orang bersaudara yang dilahirkan oleh sepasang suami-istri di sebuah kampung di daerah Nanggro Aceh Darussalam, Indonesia. Ketujuh anak lelaki tersebut sungguh bernasib malang. Ketika masih kecil, mereka dibuang oleh kedua orangtua mereka ke tengah hutan jauh dari perkampungan. Mengapa ketujuh anak lelaki itu dibuang oleh kedua orangtua mereka? Lalu, bagaimana nasib mereka selanjutnya? Ikuti kisahnya dalam cerita Tujuh Anak Lelaki berikut ini!

Putra Mahkota Amat Mude

Amat Mude adalah seorang putra mahkota dari Kerajaan Alas, Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia. Sebagai pewaris tahta kerajaan, ia berhak menjadi Raja Negeri Alas. Namun karena ia masih kecil dan belum sanggup mengemban tugas sebagai raja, maka untuk sementara waktu tampuk kekuasaan dipegang oleh pakcik (paman)-nya. Pada suatu hari, sang Pakcik membuang Amat Mude dan ibunya ke sebuah hutan, karena tidak ingin kedudukannya sebagai Raja Negeri Alas digantikan oleh Amat Mude. Bagaimana nasib permaisuri dan Putra Mahkota Kerajaan Alas selanjutnya? Ikuti kisahnya dalam cerita Putra Mahkota Amat Mude berikut ini!

TK Az-Zahra & TK Masyithoh Kunjungi Layanan Anak









Kemarin Senin 5 April 2010 Layanan Khusus Anak Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen menerima kunjungan dari TK Az-Zahra Sragen dan TK Masyithoh, Tangkil. Kurang lebih 100 orang anak menikmati film budi pekerti yang disuguhkan oleh Kantor Perpustakaan Daerah. Setelah itu anak-anak menikmati alat permainan edukatif seperti terlihat pada foto-foto disamping.




05 April 2010

Proyek Katalog Buku NU

Oleh Bandung Mawardi

Ben Anderson dalam esai Religion and Politics in Indonesia since Independence (1975) menulis bahwa sedikit sekali kaum akademisi yang mengetahui tentang Nahdlatul Ulama (NU) karena disertasi doktor tentang NU belum pernah ditulis. Anderson juga meragukan bakal segera ada pembuatan disertasi NU kendati NU merupakan kekuatan sosial, kultural, keagamaan, dan politik sangat berpengaruh di Indonesia (Zamakhsyari Dhofier, Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai, 1982). Keraguan Anderson memang mengusik jika menilik kelahiran dan peran NU di Indonesia sejak 1926.

Reaktualisasi Spirit Sosial Azan

SEBELUM azan secara resmi ditahbiskan Rasulullah sebagai panggilan salat, umat Islam tempo itu terdapuk dalam sebuah dilema identitas keagamaan. Betapa tidak, sejumlah elite sahabat bersitegang mengeluarkan pendapat. Ada yang mengimbau agar panggilan salat serupa tradisi Nasrani dengan membunyikan lonceng. Ada pula yang berseloroh supaya meniup terompet seperti adat Yahudi.

01 April 2010

Catatan Hari Film Nasional, 30 Maret 2010 Politik Hantu, Ekonomi Libido

ADA kaitan yang tidak terpisahkan antara perfilman nasional dengan situasi politik dan kondisi perekonomian. Perfilman nasional dapat digunakan sebagai rujukan dari spirit gagasan-gagasan dominan (ideologi) yang dijalankan penguasa. Selain itu, aneka karya film dapat dipakai untuk membaca jenis ekonomi yang sedang berkembang. Hal ini terjadi karena film menjadi kekuatan instrumental yang menghadirkan kembali (merepresentasikan) ambisi dan citra diri para pemegang kontrol politik dan ekonomi.

31 Maret 2010

Evolusi Tidak Pernah Terjadi


Udang yang hidup 250 juta dan 70
juta tahun silam sama dengan yang
hidup di zaman kita. Udang yang
tetap tak berubah selama jutaan
tahun menunjukkan bahwa evolusi
tidak pernah terjadi.

150 tahun yang lalu, Charles Darwin, seorang ilmuwan alam dari Inggris, mengajukan sebuah teori yang didasarkan pada berbagai pengamatan yang ia lakukan selama perjalanannya, namun yang tidak dapat disokong oleh temuan-temuan ilmiah sesudahnya. Pada intinya, teori evolusi Darwin terdiri atas beragam skenario, asumsi, dan penyimpulan (konjektur) yang dilamunkan olehnya dalam angan-angannya.

Mikroskop lensa tunggal yang digunakan Darwin mengungkapkan alat-alat teknologi yang terbatas dan belum berkembang di masa itu.

30 Maret 2010

TK Aisyah III Kunjungi Layanan Khusus Anak






TK Aisyah III mengunjungi Layanan Khusus Anak Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen kemarin, Senin, 30 Maret 2010. Sebanyak 62 anak yang didampingi oleh guru dan orang tua wali murid hadir di ruang layanan khusus anak.



Kegiatan untuk anak usia dini ini diawali dengan menyanyi bersama yang diiringi orgen tunggal "Astagina. Lagu "Balonku Ada Lima", "Cublak-cublak Suweng", dan "Indahnya Alam".

Setelah itu baru anak-anak diajak untuk melihat film edukatif berjudul "Menangkap Pencuri" yang merupakan seri film budi pekerti untuk anak-anak. Dalam film ini, anak-anak diajak untuk memiliki sifat percaya diri, jujur, suka menolong, dan berani membela kebenaran.

Selain film edukatif, anak-anak juga disuguhi tayangan tentang obyek wisata yang ada di Kabupaten Sragen. Melalui tayangan ini, anak-anak menjadi tahu bahwa Sragen juga kaya dengan obyek wisata seperti nDayu Alam Asri, Museum Sangiran, Pemandian Air Hangat Bayanan, dan lain-lain.

Mengenalkan anak usia dini dengan perpustakaan sangat penting. Agar sejak kecil anak-anak memiliki minat baca yang tinggi. Bekal untuk meraih sukses di masa depan.

Layanan khusus anak oleh perpustakaan ini memiliki beberapa keunggulan, pertama, bersifat gratis.

Kedua, bersifat terbuka. Ruang layanan anak dapat diakses oleh siapapun tanpa membedakan status sosial, ekonomi, agama, suku, ras, dan golongan. Golongan menengah ke bawah yang selama ini terpinggirkan dapat memanfaatkan ruang layananan anak ini untuk memberi kesempatan kepada batita dan balitanya bermain sambil belajar. Berekreasi di perpustakaan.

Ketiga, menumbuhkan semangat membaca sejak dini. Dengan bermain di perpustakaan anak-anak sudah diperkenalkan sejak dini bahwa perpustakaan dengan segala aktivitas di dalamnya merupakan tempat yang menyenangkan. Dalam perkembangan selanjutnya diharapkan anak tidak menganggap membaca, menulis, dan berhitung sebagai pekerjaanyang membosankan melainkan menyenangkan. (Romi FS)

29 Maret 2010

NU dan Ahlusunah Waljamaah



BANYAK kelompok muslim di Indonesia, bahkan di dunia, yang menyebut dirinya sebagai gerakan ahlusunah waljamaah. Akibatnya, banyak masyarakat muslim yang bingung mengidentifikasi dan menerjemahkan makna ahlusunah waljamaah tersebut. Meski istilah itu diperkenalkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW, banyak yang menerjemahkan dan melaksanakannya secara berbeda.

Bisa dimaklumi mengapa semua kelompok menyatakan diri sebagai penganut ahlusunah waljamaah. Sebab, Rasulullah mengatakan bahwa pengikut paham ahlusunah waljamaah akan masuk sebagai golongan yang selamat.

Secara bahasa, istilah ahlusunah waljamaah merupakan penggabungan dari kata Arab, yakni ahlun (keluarga, golongan, pengikut), al-sunnah (sesuatu yang diajarkan Rasululah), dan jamaah (komunitas pada masa khulafa'al rasyidin).