Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen

JL. Raya Sukowati Barat No. 15 D SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen

JL. Raya Sukowati Barat No. 15 D SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Pelatihan IT

Pelatihan IT di BLC Kabupaten Sragen

Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen merupakan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Sragen di bidang perpustakaan. Pusat informasi dan Literasi Masyarakat Sragen ini terletak di JL. Raya Sukowati Barat NO. 15 SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Pada tahun 2010, terpilih sebagai Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik Pertama Se-Jawa Tengah. Telp. 02171 892721 Email perpustakaansragen@gmail.com. NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN 33143E1014753.

Mari, Bersama Perpustakaan Kita Cerdaskan Bangsa!


Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

07 Februari 2012

Peringatan Maulid Nabi 1433 H, Menumbuhkan Minat Baca !


*Oleh Romi Febriyanto Saputro

            Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal kurang lebih seribu empat ratus empat puluh satu tahun yang lalu. Kelahirannya merupakan awal tegaknya peradaban yang mulia, tidak hanya berdimensi dunia namun juga akhirat.
Michael H Hart dalam bukunya, 100 Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah , menempatkan Nabi Muhammad SAW sebagai manusia nomor satu di dunia. Menurut Hart, jatuhnya pilihan kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi Hart berpegang pada keyakinannya bahwa  Nabi Muhammad  SAW  adalah satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.

24 Oktober 2011

Program Komputer Lacak Penulis Kitab Suci

Ilmuwan komputer asal Israel mengembangkan program komputer dengan alogaritma yang mampu menganalisis gaya tulisan. Program ini digunakan untuk menemukan penulis kitab suci yang sebenarnya, sesuatu yang kini masih jadi perdebatan.

Hingga pengembangan saat ini, program memang belum mampu mencapai target utamanya. Namun, program telah bisa dipakai untuk menganalisa kalimat yang dibuat oleh lebih dari satu orang dan mendeteksi di bagian mana sebenarnya tulisan berpindah tangan ke penulis lain.

18 Agustus 2011

Alquran dan Jihad Antikorupsi

  • Oleh Jamal Ma’mur
Umat Islam tidak boleh hanya berpangku tangan melihat korupsi yang makin menggurita dan terus meningkat di negeri ini

ALQURAN adalah simbol transformasi umat Islam. Ia menggerakkan perubahan radikal secara individu dan sosial. Menurut Fazlur Rahman (1979), Alquran sarat pesan moral, keadilan sosial, dan ekonomi. Perintah membaca yang kali pertama datang adalah bukti nyata revolusi intelektual Alquran yang dikumandangkan secara terbuka. Menurut Quraish Shihab (2007), membaca merupakan jalan yang mengantar manusia mencapai derajat kemanusiaan yang sempurna. Dilanjutkan dengan revolusi sosial dan spiritual dengan perintah berjuang menumpas kemungkaran dan mengagungkan Tuhan (QS Al-Muddatstsir 74:1-5).

01 Agustus 2011

Puasa dan Baju Baru

  • Oleh: Akhmad Saefudin
KETIKA penulis kecil, sekitar usia kelas I-II SD, ada semacam iming-iming di kalangan orang tua: barang siapa puasanya rampung sebulan penuh, mereka berhak memakai baju baru saat Lebaran. Maka, anak-anak pun berusaha sebisa mungkin berpuasa selama Ramadan agar dibelikan baju baru untuk Idul Fitri.

Seiring berjalannya waktu, pengertian baju baru pun bergeser dari pemaknaan tekstual ke pemahaman kontekstual. Dalam hal ini anak dikenalkan pada petuah yang berbunyi: laisal ’ied li-man libasuhu jadid, walakinnal ’ied li-man tho’atuhu tazied (hari raya bukanlah bagi orang yang baru pakaiannya, tapi hari raya adalah bagi orang yang bertambah takwanya).

Puasa, Bahasa Hati dan Bahasa Sistem

Andai puasa Ramadan tak berhenti sebagai ritus, diserap benar-benar sebagai mentalitas dan perilaku, bisa jadi sebagian di antara kodrat penyimpangan sosial manusia bisa ditekan. Betapa indah andai kita hidup di tengah masyarakat yang mengembangkan dan menjaga mentalitas Ramadan; pengendalian dalam apa saja berbasiskan pada bahasa hati.

Ketika bahasa hati yang bicara, maka bahasa sistem dalam upaya menciptakan kendali — misalnya dalam membangun good governance — kita yakini bakal menemukan efektivitasnya.