Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen

JL. Raya Sukowati Barat No. 15 D SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen

JL. Raya Sukowati Barat No. 15 D SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Pelatihan IT

Pelatihan IT di BLC Kabupaten Sragen

Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen merupakan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Sragen di bidang perpustakaan. Pusat informasi dan Literasi Masyarakat Sragen ini terletak di JL. Raya Sukowati Barat NO. 15 SRAGEN, Jawa Tengah, Indonesia.

Pada tahun 2010, terpilih sebagai Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik Pertama Se-Jawa Tengah. Telp. 02171 892721 Email perpustakaansragen@gmail.com. NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN 33143E1014753.

Mari, Bersama Perpustakaan Kita Cerdaskan Bangsa!


23 Maret 2011

Librisida: Pemurnian Masyakat dan Demokrasi yang Cacat

Oleh: Robertus Robet

Pengantar
Librisida atau ‘pembunuhan terhadap buku’ memiliki sejarah panjang di dunia.[2] Terdapat beragam sebab dan latar belakang mengapa buku dilarang dan dihancurkan. Majalah Times mengungkapkan bahwa di dunia barat ‘tradisi’ melarang suatu penerbitan setidaknya bisa dirujuk kembali pada tahun 1557 yakni ketika Paus Paul IV menetapkan “indeks buku-buku terlarang’  (The The Index of Prohibited Books). Sebuah ketetapan berisi daftar buku-buku apa yang ‘haram’ dibaca. Itu dikeluarkan dalam tujuan to protect Catholics from controversial ideas.[3]

Namun demikian, ‘pelarangan; rupanya boleh dibilang sebuah bentuk  kekerasan yang relatif lembut dan termasuk ‘baru’ dalam sejarah kebencian terhadap buku. Selain pelarangan, sejarah mencatat bahwa ketakutan dan kebencian terhadap buku seringkali lebih banyak mengambil bentuk-bentuk penghancuran yang ekstrim yakni pembakaran! Pembakaran bukan hanya terhadap buku, tetapi juga perpustakaannya bahkan penghancuran terhadap manusia atau para pengarangnya. Fernando Baez mengungkapkan bahwa praktik pembakaran buku sudah dilakukan di Sumeria pada masa Antik yakni antara tahun 4100-3300 SM. Ia menyajikan temuan ekskavasi para antropolog di lantai empat sebuah kuil di kota Uruk. Penemuan itu, menurutnya, mengungkap sisi paradoksal dalam peradaban barat yakni bahwa salah satu penemuan buku paling awal terjadi justru pada tanggal yang sama dengan temuan penghancuran kepada buku pertama kali.[4]
Kekejian terhadap buku yang paling mutkahir yang dicatat dalam sejarah adalah penjarahan yang diikuti dengan pembakaran dan penghancuran National Library of Bagdad, Irak yang terjadi pada hari-hari penjatuhan Saddam antara tanggal 9-10 April 2003. Lebih dari satu juta koleksi hilang dan dibakar. Ini belum termasuk koleksi-koleksi lain yang musnah terbakar di Museum Arkeologi, Arsip Nasional dan kantor-kantor kementrian.[5]

Muhammad Salim, Rujukan Aksara “Lontarak”

Oleh: Maria Serenade Sinurat

Muhammad Salim adalah bukti hidup bahwa penghargaan datang bukan karena gelar dan jabatan, tetapi karena karya berkelanjutan. Hampir sepanjang hidup ia menekuni ”lontarak”, naskah kuno beraksara Bugis-Makassar. Dia menghidupkan dan memaknainya kendati ini kerja sunyi tanpa banyak imbalan.


Kami bertemu di Yayasan Kebudayaan Sulawesi Selatan, tempat Salim ”bekerja” yang tak memberinya honor empat tahun terakhir. Dengan semua itu, ia bersetia mengawal pendokumentasian lontarak dari seluruh penjuru Sulsel.

Skandal Plagiarisme Global

Oleh Alois A Nugroho
 
Plagiarisme ternyata tidak hanya terjadi di negeri-negeri dengan tradisi akademik yang belum kukuh. Skandal plagiarisme terkini tengah melanda Jerman dan Inggris, dua negeri yang memiliki rekam jejak akademik yang kukuh dan panjang.

Karl Theodor zu Guttenberg, anak ajaib dalam dunia politik Jerman, pada 1 Maret 2011, terpaksa mundur sebagai menteri pertahanan sesudah kontroversi yang membuat namanya diolok-olok koran Tageszeitung Berlin sebagai Googleberg.

Eddy dan Anggodo Dikonfrontir dengan Ary

JAKARTA-Terpidana kasus percobaan penyuapan terhadap pimpinan KPK Anggodo Widjojo dan saksi Edy Sumarsono dikonfrontir dalam sidang dengan terdakwa Ary Muladi.

Mereka dikonfrontir seputar permintaan uang Rp 12 miliar oleh Edy kepada Anggodo untuk membantu penyelesaikan kasus yang menjerat kakak Anggodo, Anggoro Widjojo. “Anggodo bohong. Permintaan itu Rp12 miliar tidak pernah ada,” tegasnya kepada majelis hakim di Pengadilan Tipikor, Selasa (22/3).

Reformasi Masa Reses DPRD


  • Oleh Wahid Abdulrahman
DESAIN otonomi daerah (otda) saat ini memberikan tempat strategis bagi DPRD dalam penyelenggaraan pemda melalui fungsi legislasi, budgeting, kontrol, dan fungsi representasi. Namun di berbagai daerah tiga fungsi (legislasi, budgeting, dan representasi) tampaknya belum bisa dilaksanakan secara maksimal oleh legislatif. Terbukti dengan minimnya peraturan daerah (perda) yang merupakan inisiatif wakil rakyat. Sebagian besar perda yang dihasilkan sepanjang 2010 merupakan perda inisiatif dari eksekutif.

Dalam pelaksanaan fungsi budgeting, APBD yang tercipta kurang mengarah pada peningkatan perekonomian masyarakat. Belanja-belanja yang bersifat langsung masih kurang proporsional ketimbang jumlah belanja tidak  langsung. Alokasi belanja pada program-program yang menyentuh kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik kurang maksimal.

Memoar Singkat “Mujahid” Cengeng

Memoar Singkat “Mujahid” Cengeng


(Tinjauan atas Novel “Pengantin Teroris: Memoar Jihad NA”)
Oleh : Rijal Mumazziq Zionis[2]

Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, maka binasalah langit dan bumi ini dan semua yang ada di dalamnya” QS. Al-Mu’minun : 71
Dunia terorisme di Indonesia, jika diamati, sulit diberantas karena dua faktor; pemahaman dan interpretasi teks suci yang dilakukan secara serampangan, yang didukung kondisi ekonomi, sosial, politik di Indonesia yang masih labil. Faktor lainnya adalah pihak aparat masih menerapkan pendekatan kekerasan dalam memberantas aksi terorisme berkedok agama. Sungguhpun metode ini berhasil, namun efek yang dihasilkan tak kalah mengerikan. Bibit-bibit teroris muncul bak jamur di musim hujan, mereka ditempa di organisasi bawah tanah yang menggunakan metode penggemblengan melalui brainwashing, perekrutan terbatas, penggunaan sistem sel, yang didukung logistik memadai. Ironisnya, para perekrut gerakan ini di antaranya, adalah bekas-bekas narapidana tindak terorisme. Terbukti, jika penjara tak membuat mereka jera, tapi malah membuat mereka lebih canggih (karena selnya pun ditempatkan bersama-sama dengan terpidana terorisme lainnya).

Hilangnya Halaman Rumahku | G B Subanar

REDAKSI: Buku ini masih sebuah draft novel. Dibahas pertama kali di halaman Perpustakaan Indonesia Buku (14/03/2011) sebagai bagian dari proses pengayaan dan pengujian proses kreatif. Bahkan sejak naskah masih berada dalam sapihan. Berikut ini adalah sekilas rangkuman isi (draft) novel karya Romo GBS Banar, pengajar di Universitas Sanata Dharma.
* * *
Betapa Satirnya Negeri Ini
Saksikanlah di kota-kota besar. Tak ada yang sulit untuk didapatkan. Keinginan apa yang tak terpenuhi jika kita hidup di kota besar? Teknologi, ilmu pengetahuan, hiburan, atau fasilitas modern lainnya yang mampu memanjakan hidup kita. Semua ada dan dapat diraih selama di kantong ada kertas-kertas yang berharga. Tentu saja ini cerita klasik, dan kita mengalaminya sendiri(?).

AGUS-DARYANTO RESMI MENJADI CABUP-CAWABUP TERPILIH



       SRAGEN - Pasangan Agus Fatchurrahman-Daryanto (ADA) resmi ditetapkan sebagai calon bupati (Cabup) - calon wakil bupati (Cawabup) terpilih periode 2011 - 2016 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen, Selasa (22/3/2011).


21 Maret 2011

Anggaran Perpustakaan Harus Dinaikkan Demi Rangsang Minat Baca

Dua program prioritas Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) dalam upayanya mencerdaskan kehidupan bangsa masih terus berjalan, yaitu membangun E-Library sebagai perluasan teknologi informasi dan komunikasi serta pengembangan Perpustakaan Desa. Keduanya sedang berjalan bertahap. Tentunya diperlukan sinergi apik antara kewenangan eksekutif dan legislatif, baik di pusat maupun daerah dalam mencapai sasaran tersebut.

16 Maret 2011

Sudut Baca Daerah Transmigrasi, Menghilangkan Dahaga di Tengah Hawa Panas yang Menyengat

Bayung Lencir – Kepala Humas Perpustakaan Nasional RI Agus Sutoyo melakukan kunjungan ke Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (22-23/2) untuk meninjau kondisi perpustakaan yang ada disana dan melakukan survey untuk memperoleh data calon penerima penghargaan Nugrajasadarma Pustaloka 2011 sekaligus memantau program-program YPPI dalam membangun perpustakaan desa, TBM dan perpustakaan keliling di daerah Bayung Lencir Sumatera Selatan. Direktur YPPI Trini Haryanti menyambut kedatangan Wakil dari Perpustakaan Nasional RI tersebut di Bandara Sultan Thaha Jambi, walaupun wilayah yang dikunjungi masuk wilayah Sumsel, namun dapat ditempuh 1,5 jam dari Jambi, tetapi kalau ditempuh dari Palembang memakan waktu tidak kurang dari 6 jam.

Pustakawan Harus Menjadi Knowledge Manager dan Knowledge Worker”

Palu, Sulteng—Tantangan lingkup perpustakaan dan kepustakawanan Indonesia ke depan kian kompleks. Pemahaman dan persepsi serta sikap yang harus diambil membutuhkan kesamaan langkah dan cara pandang. Strategisnya peran perpustakaan dalam akselerasi pencapaian tujuan pembangunan nasional harus sesuai dengan semangat pelaksanaan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah. Karena itu penting dimunculkan koordinasi perencanaan yang lebih terpadu.

10 Maret 2011

LOMBA MENULIS BAHASA INGGRIS SMA/SMK/MA DALAM RANGKA PERINGATAN HARI BUKU SEDUNIA “WORLD BOOK DAY” TINGKAT KABUPATEN SRAGEN 2011




A.    Syarat Umum Lomba

1.      Peserta adalah siswa – siswi  SMA/SMK/MA  Kelas X  dan  XI
di wilayah Kabupaten Sragen.
2.      Setiap sekolah mengirimkan maksimal 2 orang peserta didik, yakni 1 Putra dan 1 Putri.
3.      Mengisi formulir pendaftaran dan membayar biaya pendaftaran.
4.      Setiap sekolah berhak didampingi oleh 1 guru pendamping.

LOMBA PIDATO BAHASA INGGRIS SMP/MTS DALAM RANGKA PERINGATAN HARI BUKU SEDUNIA “WORLD BOOK DAY” TINGKAT KABUPATEN SRAGEN 2011




A.    Syarat Umum Lomba

1.      Peserta adalah siswa – siswi  SMP/MTS  Kelas VII dan  VIII di wilayah Kabupaten Sragen.
2.      Setiap sekolah mengirimkan  2 orang peserta didik, yakni 1 Putra dan 1 Putri.
3.      Mengisi formulir pendaftaran dan membayar biaya pendaftaran.
4.      Setiap sekolah berhak didampingi oleh 1 guru pendamping.

LOMBA STORY TELLING SD/MI DALAM RANGKA PERINGATAN HARI BUKU SEDUNIA “WORLD BOOK DAY” TINGKAT KABUPATEN SRAGEN 2011



A.    Syarat Umum Lomba

1.      Peserta adalah siswa – siswi SD kelas IV dan  V di wilayah kabupaten Sragen.
2.      Setiap sekolah mengirimkan  2 orang peserta didik, yakni 1 Putra dan 1 Putri.
3.      Mengisi formulir pendaftaran dan membayar biaya pendaftaran.
4.      Setiap sekolah berhak didampingi oleh 1 guru pendamping.

LOMBA MEWARNAI DALAM RANGKA PERINGATAN HARI BUKU SEDUNIA “WORLD BOOK DAY” TINGKAT KABUPATEN SRAGEN 2011




1.      Syarat Umum Lomba

1.      Peserta adalah siswa – siswi TK di wilayah kabupaten Sragen.
2.      Setiap sekolah mengirimkan peserta didiknya.
3.      Mengisi formulir pendaftaran dan membayar biaya pendaftaran.
4.      Setiap sekolah berhak didampingi oleh guru pendamping.